SELAMAT DATANG DI BLOG DANIK LIA ISTIQOMAH

Senin, 19 November 2012

Farida: Sukses Meski Cacat
 
Posted in success story by Be example on Februari 6, 2008
Success Story




Usia Farida Oeyono (47) yang akrab dipanggil Afa baru empat tahun saat demam menyerangnya. Pagi itu, saat bangun tidur tubuh kecilnya panas dingin. Kaki Afa lemah tak mampu untuk berjalan. Ia tak lagi lincah bermain. Berbulan-bulan hanya berbaring.
VIRUS POLIO
Afa memutar ingatannya. Tahun 1964, Pangkal Pinang, Bangka, tempat tinggalnya belumlah seperti sekarang. Saat itu, fasilitas kesehatan teramat minim. Bahkan, seingat Afa, di sana hanya ada satu dokter. Akhirnya orangtua membawa Afa ke sinshe, diberi obat masuk angin.
Tak terbayangkan bahwa itu ternyata virus polio. “Kami tinggal di kampung, jadi kurang informasi kesehatan. Orangtua mengira cuma masuk angin biasa,” tutur anak kelima dari delapan bersaudara pasangan Tjen Sui Ho dan Harjanto Oeyono. Pekerjaan orangtua Afa adalah petani sederhana dan pedagang es keliling. Mereka sibuk bekerja tiap hari untuk bisa memenuhi kebutuhan. Oleh sinshe pula, Afa disarankan berobat jalan dan diterapi di rumah. “Kakek merawat saya hampir setahun. Kaki direndam air hangat supaya peredaran darah lancar. Kalau pagi, saya diajak berjemur supaya kena sinar matahari.” Afa belajar berjalan kembali. Ia membutuhkan bantuan tangan orang lain untuk memegangnya berjalan. Jalannya tertatih. Langkah demi langkah.

INGIN MANDIRI
1978. Lulus SMEA, Afa nekat keJakarta menyusul kokonya, Muk Sak. Afa sempat melamar menjadi tukang jahit di perusahaan konveksi.